Panggolekan

Senin, 21 April 2014

Seputar Barrel UTP ,LAN tester, RJ45, RJ11, & Tang krimping, dan kabel UTP

Barrel UTP adalah suatu alat yang digunakan untuk menyambungkan antara kabel UTP dngan kabel UTP





LAN Tester : adalah alat yang digunakan untuk mengecek RG, apakah RG sudah terhubung dngan baik atau belum



RJ45 : suatu konektor yang digunakan untuk menghubungkan kabel UTP




rj11 : satu konektor yang sama dengan rj45 hanya ukuranyya lebih kecil




tang krimping : suatu alat yang digunakan untuk memasangkan RJ45 atau RJ11 ke kabel UTP






kabel utp : Kabel pasangan berpilin/berbelit (bahasa Inggris: twisted pair cable) adalah sebuah bentuk kabel yang dua konduktornya digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan gangguan elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel pasangan berbelit tak terlindung (UTP cables), dan wicara silang (crosstalk) di antara pasangan kabel yang berdekatan.


Perawatan Tower, Spanner & dudukan Spanner

Tower, spanner, & dudukan : adalah satu anggota / kelompok yang di gunakan untuk memasang antena..


adapun hal hal yang harus diperhatikan dalam alat alat tsb adalah

1. pastikan dudukan pada sepaner tidak retak.
2. spanner terpasang dengan ke kencangan se wajarnya..
3. spanner tidak berkarat
4. tower tidak miring

cara me restart POE

POE : power over ether adalah suatu alat yang digunakan untuk menghubungkan kabel internet dengan kabel dari antena


adapun cara me restart POE adaptor yang benar adalah 
  1. Cabut adaptor / sumber power
  2. Cabut kabel ke mikrotik dankabel ke PC
  3. Kemudian tunggu 10 detik
  4. Lalu tancap kan lagi kabel ke mikrotik dankabel ke PC
  5. Lalu pasang kan ke adaptor
  6. Restart komputer


Seputar FTP

.Instalasi FTP Server
FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol, protokol untuk bertukar file melalui jaringan.
FTP sering digunakan untuk mendownload sebuah file dari server maupun untuk mengupload file
ke sebuah server (misalnya mengupload konten-konten web ke sebuah webserver). Cara kerja
protokol FTP hampir sama dengan protokol lainnya. Apabila protokol HTTP bertugas untuk urusan
web, kemudian protkol SMTP bertugas dalam urusan mail, maka FTP ini bertugas untuk urusan
pertukaran file. Intinya FTP adalah protokol yang bertugas dalam hal pertukaran file baik itu
download ataupun upload di jaringan.
Instalasi Proftpd
Aplikasi FTP Server di Linux sebenarnya ada banyak. Akan tetapi yang cara konfigurasinya paling
mudah diantara lainnya adalah Proftpd. Selain mudah konfigurasinya, Proftpd juga cukup ringan
dan handal dalam urusan ini.
•
Untuk menginstall Proftpd seperti biasa siapkan terlebih dahulu DVD Repositori, lalu
eksekusi perintah berikut :

#sudo apt-get install proftpd

•
Kemudian akan muncul pertanyaan untuk memilih from inetd atau standalone, untuk skala
jaringan besar yang trafficnya padat disarankan untuk memilih yang standalone. Kemudian
tekan Enter.
Gambar 3.6.1

Setelah itu tunggu hingga instalasi selesai dan pastikan tidak ada pesan error seperti gambar
dibawah ini.
Gambar 3.6.2
•

Selanjutnya barulah kalian dapat memulai proses konfigurasi.
Konfigurasi Proftpd
Untuk mengkonfigurasi Proftpd, kalian cukup mengedit satu file saja yang berada di

# /etc/proftpd/proftpd.conf.

Disini kalian akan mempraktekkan bagaimana caranya
mengkonfigurasi
FTP Server dengan sistem Anonymous login, yaitu siapapun dapat secara bebas mengakses file
yang telah disediakan oleh FTP Server.
•
Pertama buka file konfigurasi Proftpd dengan perintah ini :

# sudo nano /etc/proftpd/proftpd.conf

•
Setelah terbuka, pada baris paling bawah file konfigurasi tersebut tambahkan skrip berikut :
<Anonymous ~ftp>
User ftp
Group nogroup
UserAlias anonymous ftp
DirFakeUser on ftp
DirFakeGroup on ftp
RequireValidShell off
MaxClients 1000
DisplayLogin welcome.msg
<Directory *>
<Limit WRITE>
DenyAll
</Limit>
</Directory>
</Anonymous>
IdentLookups off
UseReverseDNS off
ListOptions “” maxdepth 3
ListOptions “” maxdirs 10
ListOptions “” maxfiles 1000

Gambar 3.6.3

• Kemudian simpan perubahan dengan menekan CTRL + X, lalu tekan Y, lalu Enter
• Lalu terakhir restart service dari Proftpd nya dengan mengeksekusi perintah berikut :

# sudo service proftpd restart

Sekarang coba kalian masukkan seluruh file-file yang ingin kalian upload ke direktori
/srv/ftp, dan setelah itu coba akses ke alamat server melalui browser atau file manager di
komputer client :
ftp://ipserver
•
Misalnya disini saya masukkan :
ftp://192.168.1.1
•
Maka jika berhasil akan muncul daftar dari direktori-direktori maupun file-file yang telah
letakkan di folder /srv/ftp seperti yang ditunjukkan oleh gambar dibawah ini.
Gambar 3.6.4


•
Sampai sini berarti FTP Server telah berjalan dengan baik. Setelah itu kalian tinggal
mendownload maupun mengupload file-file tersebut, bisa secara langsung maupun
menggunakan bantuan aplikasi tambahan seperti Filezilla.

Seputar DNS Server

 Instalasi DNS Server
DNS atau Domain Name System, adalah sebuah server yang berfungsi menangani translasi
penamaan host-host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP
Address ke Hostname/Domain. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain
dengan mengenali IP Address-nya, bukan domainnya. Akan tetapi, manusia jauh lebih sulit dalam
mengingat angka-angka dibanding dengan huruf. Contohnya saja, lebih mudah mana mengetikkan
alamat ip 118.98.36.20 di browser dibandingkan dengan mengetik domain www.google.com saja?
Tentunya lebih mudah mengingat yang www.google.com bukan? Untuk itulah DNS Server dibuat,
dimana alamat IP akan diubah menjadi domain, begitu pula sebaliknya.
Instalasi Bind9
Aplikasi DNS yang sering digunakan di Linux adalah Bind9. Bind9 cukup banyak digunakan oleh
komputer-komputer di seluruh dunia dalam mengimplementasikan DNS Server.
•
Untuk menginstallnya di Ubuntu Server 12.04 LTS, cukup eksekusi perintah berikut :

# sudo apt-get install bind9

Gambar 3.3.1
•
Tunggu hingga proses instalasi selesai seperti yang terlihat pada gambar dibawah.

Gambar 3.3.2
•
Jika tidak ada pesan error, maka instalasi Bind9 telah selesai dan siap di konfigurasi.
Konfigurasi Bind9 Dalam mengkonfigurasi Bind9, ada 3 buah file yang perlu kalian edit, yaitu

 # /etc/bind/named.conf.local, /etc/bind/db.domubuntults, dan /etc/bind/db.ipubuntults.

Disini
kalian akan menggunakan domain ubuntults.com yang akan ditranslasikan dari ip address
192.168.1.1 sesuai dengan konfigurasi domain yang kalian isi saat bab instalasi.
•
Pertama-tama ketikkan perintah berikut untuk mengedit file
/etc/bind/named.conf.local :

# sudo nano /etc/bind/named.conf.local

•
Akan muncul sebuah file, lalu tambahkan

"/etc/bind/zones.rfc1918"; :
zone "ubuntults.com" {
type master;
file "/etc/bind/db.domubuntults";
};

zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.ipubuntults";
};

script
ini
setelah baris

//include

Gambar 3.3.3

• Simpan perubahan dengan menekan CTRL + X, lalu tekan Y, lalu Enter.
• Setelah itu edit file yang kedua, yaitu /etc/bind/db.domubuntults dengan cara :

# sudo nano /etc/bind/db.domubuntults

•
Akan muncul sebuah file kosong, kemudian kopikan seluruh script ini kedalamnya :

;
; BIND data file for local ubuntults.com interface
;
$TTL 604800
@ IN
SOA
ubuntults.com. root.ubuntults.com. (
2
604800
86400
2419200
604800 )
; Serial
; Refresh
; Retry
; Expire
; Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns.ubuntults.com.
@ IN A 192.168.1.1
@ IN MX 10
mail.ubuntults.com.

ns IN A 192.168.1.1
www IN A 192.168.1.1
mail IN A 192.168.1.1

Gambar 3.3.4
• Simpan perubahan dengan menekan CTRL + X, lalu tekan Y, lalu Enter.
• Langkah selanjutnya adalah mengedit file /etc/bind/db.ipubuntults dengan mengeksekusi
perintah berikut :

# sudo nano /etc/bind/db.ipubuntults

•
Akan muncul sebuah file kosong juga, kalian isikan saja script dibawah ini kedalamnya :
;
; BIND reverse data file for local ubuntults.com interface
;
$TTL 604800
@ IN
SOA
ubuntults.com. root.ubuntults.com. (
1
604800
86400
2419200
604800 )
; Serial
; Refresh
; Retry
; Expire
; Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns.ubuntults.com.
1 IN PTR ns.ubuntults.com.
1 IN PTR www.ubuntults.com
1 IN PTR mail.ubuntults.com

Gambar 3.3.5
• Simpan perubahan dengan menekan CTRL + X, lalu tekan Y, lalu Enter.
• Yang terakhir kalian harus merestart service dari Bind9 ini agar seluruh konfigurasi diatas
dapat berjalan. Untuk merestartnya, ketikkan perintah berikut :

# sudo /etc/init.d/bind9 restart

•
Pastikan muncul pesan OK dan tidak ada pesan Failed sama sekali seperti ini :
rizal@server:~$ sudo /etc/init.d/bind9 restart
[sudo] password for rizal:
* Stopping domain name service... bind9
waiting for pid 1617 to die
[ OK ]
* Starting domain name service... bind9
rizal@server:~$
[ OK ]


Gambar 3.3.6
•
Sekarang coba lakukan tes ping ke domain ubuntults.com untuk mengetahui apakah DNS
telah berjalan dengan baik, pastikan seluruh paket mendapatkan reply seperti gambar
dibawah :
ping ubuntults.com
Gambar 3.3.6
•
Untuk uji coba pada sisi client, kalian dapat mengetes apakah terbuka atau tidak website
yang telah kalian install pada subbab Web Server, ketika kalian melakukan browsing ke
alamat ubuntults.com atau www.ubuntults.com.
•
Pertama-tama atur terlebih dahulu konfigurasi TCP/IP nya agar menggunakan alamat DNS
server 192.168.1.1 seperti yang terlihat pada gambar dibawah :

Gambar 3.3.7
•
Setelah itu arahkan browser kalian ke alamat domain http://www.ubuntults.com. Jika
berhasil, maka akan muncul tampilan yang sama persis seperti saat kalian membuka alamat
http://192.168.1.1

Gambar 3.3.8
•

Cara diatas sebenarnya hanya segelintir cara dari mengkonfigurasi DNS Server. Masih
banyak lagi script-script konfigurasi lainnya dalam penerapan DNS Server yang real.

Namun saya harap dengan ini setidaknya kalian sudah sedikit mendapatkan gambaran
mengenai apa itu DNS Server dan bagaimana implementasinya.